Tag: film

  • 3 Makhluk Supranatural Diperankan Seo In Guk dalam Drama, Terbaru Malaikat

    3 Makhluk Supranatural Diperankan Seo In Guk dalam Drama, Terbaru Malaikat

    Seo In Guk Kembali Berperan sebagai Makhluk Supranatural dalam Drama Terbarunya

    Setelah hampir dua tahun, aktor ternama Seo In Guk kembali menunjukkan kemampuannya dalam memerankan peran yang berbeda. Kali ini, ia akan tampil dalam drama terbaru berjudul Twelve, yang mengangkat tema fantasi superhero. Dalam drama ini, Seo In Guk akan berperan sebagai Won Seung, seorang malaikat yang melambangkan shio monyet. Ini bukan pertama kalinya ia memerankan karakter non-manusia, dan berikut adalah tiga makhluk supranatural yang pernah ia bawakan dalam berbagai drama sebelumnya.

    1. Menjadi Alien dalam Drama Abyss (2019)

    Pertama kali Seo In Guk memerankan makhluk supranatural adalah dalam drama Abyss. Ia tampil sebagai cameo spesial dengan memerankan karakter alien yang juga disebut sebagai “malaikat maut”. Meskipun hanya tampil dalam durasi singkat, perannya memiliki dampak signifikan dalam alur cerita. Karakter alien ini berperan penting dalam konteks reinkarnasi dan perubahan wujud para tokoh utama.

    Drama Abyss menceritakan kisah Cha Min (diperankan oleh Ahn Hyo Seop) dan Go Se Yeon (diperankan oleh Park Bo Young). Keduanya meninggal dalam keadaan yang berbeda, namun mereka dihidupkan kembali melalui bola ajaib bernama Abyss yang mengubah penampilan mereka. Mereka bekerja sama untuk mencari tahu penyebab kematian mereka dan mengungkap misteri di balik kebangkitan mereka.

    2. Berperan sebagai Dewa Kehancuran dalam Drama Doom at Your Service (2021)

    Selanjutnya, Seo In Guk berperan sebagai sosok dewa kehancuran dalam drama Doom at Your Service. Ia memainkan karakter bernama Myul Mang, yang digambarkan sebagai makhluk misterius dengan kekuatan untuk membuat apa pun yang disentuhnya lenyap atau hancur. Tokoh ini bertugas membawa kehancuran kepada manusia yang meminta hal itu.

    Tokoh utama dalam drama ini adalah Tak Dong Kyung (diperankan oleh Park Bo Young), seorang editor web novel yang mendapat kabar buruk bahwa dirinya mengidap glioblastoma dan hanya memiliki waktu 100 hari untuk hidup. Kecewa dengan nasibnya, ia secara spontan mengucapkan permohonan agar dunia hancur. Permintaan tersebut didengar oleh Myul Mang, makhluk supranatural yang bertugas membawa kehancuran. Ia lalu datang dan menawarkan kesepakatan misterius kepada Dong Kyung.

    Sejak saat itu, hidup Dong Kyung berubah drastis. Ia harus menjalani hari-harinya bersama Myul Mang, bahkan mulai merasakan ketertarikan padanya. Setiap malam, mereka melakukan ritual sederhana yaitu berpegangan tangan agar Dong Kyung tetap bertahan. Dalam perjalanan hidupnya, ia menyadari bahwa satu-satunya cara untuk menghindari takdir tragis adalah dengan mencintai Myul Mang. Namun, keputusan ini membawa konsekuensi besar yang tak terduga.

    3. Malaikat dalam Drama Twelve (2025)

    Terbaru, Seo In Guk akan kembali menjadi makhluk supranatural, yaitu malaikat. Drama Twelve bercerita tentang dua belas malaikat yang diadaptasi dari simbol hewan zodiak Timur. Mereka turun ke dunia manusia dengan misi mulia, yaitu melindungi Semenanjung Korea dari kebangkitan roh jahat.

    Melalui pengorbanan yang dilakukan oleh para malaikat, akhirnya kedamaian menyertai dunia karena kejahatan terkunci di gerbang neraka. Namun, secara tiba-tiba kejahatan kembali bangkit dan kehidupan manusia dilanda kekacauan. Dengan dimulainya kebangkitan roh-roh jahat yang terkurung, para malaikat harus kembali turun ke bumi.

    Mereka bersatu dan berjuang kembali di bawah kepemimpinan Tae San (diperankan oleh Ma Dong Seok), salah satu malaikat yang paling kuat. Seo In Guk akan berperan sebagai Won Seung, seorang malaikat yang mewakili simbol monyet. Ia digambarkan sebagai sosok yang cerdik, ambisius, dan memiliki keinginan kuat untuk menjadi pemimpin dan menggantikan Tae San.

    Kesimpulan

    Tidak hanya manusia biasa, Seo In Guk telah membuktikan bahwa ia mampu memerankan karakter makhluk supranatural dengan baik. Dari alien hingga malaikat, ia selalu memberikan performa yang menarik dan memikat. Untuk yang ingin melihat aksi Seo In Guk menjadi malaikat berkekuatan super, jangan lupa saksikan Twelve yang akan tayang pada 23 Agustus mendatang.

  • Buruk Tapi Ikonik! 5 Kesalahan Akting yang Jadi Ciri Khas Film

    Buruk Tapi Ikonik! 5 Kesalahan Akting yang Jadi Ciri Khas Film

    Akting yang Buruk Tapi Ikonik dalam Sejarah Perfilman

    Dalam dunia perfilman, penampilan aktor dan aktris sering kali menjadi sorotan utama. Namun, tidak semua akting bisa dianggap sempurna. Terkadang, ada adegan atau peran yang dianggap buruk, bahkan gagal, namun justru menjadi ciri khas yang tak terlupakan dari sebuah film. Berikut adalah beberapa contoh akting yang dianggap buruk tetapi memiliki keunikan tersendiri dan menjadi ikonik dalam sejarah perfilman.

    1. Tommy Wiseau sebagai Johnny dalam “The Room” (2003)

    “The Room” sering disebut sebagai salah satu film terburuk yang pernah dibuat. Namun, justru karena keburukannya, film ini menjadi fenomena yang menarik banyak perhatian. Tommy Wiseau memainkan peran Johnny, tokoh utama dalam film tersebut, dengan akting yang kaku dan dialog yang aneh. Meskipun dianggap kurang meyakinkan, penampilan Wiseau justru menciptakan momen-momen lucu yang tidak terduga.

    Mengapa Ikonik?
    – Akting Wiseau sangat unik dan tidak ada duanya.
    – Ketidakmampuan Wiseau untuk berakting dengan baik justru menciptakan momen-momen lucu yang tak terduga.
    – “The Room” menjadi fenomena karena keburukannya, dan Wiseau menjadi ikon karena perannya dalam film tersebut.

    2. Nicolas Cage dalam “The Wicker Man” (2006)

    Nicolas Cage dikenal dengan gaya aktingnya yang eksentrik dan seringkali berlebihan. Dalam film “The Wicker Man” (2006), ia memperlihatkan penampilan yang dianggap “aneh” dan “tidak terkontrol”. Salah satu adegan paling ikonik adalah ketika Cage berteriak “Not the bees!” dengan ekspresi dan intonasi yang sangat berlebihan.

    Mengapa Ikonik?
    – Akting Cage sangat khas dan mudah dikenali.
    – Cage tidak takut untuk mengambil risiko dan bereksperimen dengan perannya.
    – Penampilan Cage yang berlebihan seringkali menghibur, meskipun tidak selalu disengaja.

    3. Denise Richards sebagai Dr. Christmas Jones dalam “The World Is Not Enough” (1999)

    Denise Richards berperan sebagai Dr. Christmas Jones, seorang ilmuwan nuklir, dalam film James Bond “The World Is Not Enough”. Penampilannya dikritik karena dianggap tidak meyakinkan dan tidak sesuai dengan karakter seorang ilmuwan. Banyak yang menganggap bahwa Richards terlalu cantik dan tidak memiliki kredibilitas sebagai seorang ahli nuklir.

    Mengapa Ikonik?
    – Ketidaksesuaian Richards dengan peran Dr. Christmas Jones menjadi bahan perbincangan dan lelucon di kalangan penggemar James Bond.
    – Penampilan Richards menjadi contoh casting yang kurang tepat, namun tetap diingat karena keanehannya.
    – Nama karakternya yang konyol (“Christmas Jones”) juga menambah kesan ikonik dari penampilannya.

    4. Keanu Reeves dalam “Dracula” (1992)

    Meskipun Keanu Reeves adalah aktor yang populer dan berbakat, penampilannya sebagai Jonathan Harker dalam film “Dracula” (1992) seringkali dianggap sebagai salah satu yang terburuk dalam karirnya. Aksen Inggrisnya yang buruk dan ekspresinya yang datar membuat banyak penonton merasa bahwa ia tidak cocok dengan peran tersebut.

    Mengapa Ikonik?
    – Aksen Inggris Reeves yang buruk menjadi bahan tertawaan dan parodi.
    – Penampilannya yang kaku dan kurang emosional kontras dengan penampilan aktor lain dalam film tersebut, seperti Gary Oldman yang memerankan Dracula dengan sangat baik.
    – Meskipun buruk, penampilan Reeves tetap diingat karena merupakan bagian dari film yang ikonik.

    5. Arnold Schwarzenegger dalam “Hercules in New York” (1970)

    Sebelum menjadi bintang action terkenal, Arnold Schwarzenegger memulai karirnya dengan film-film low-budget seperti “Hercules in New York”. Dalam film ini, akting Schwarzenegger sangat kaku dan dialognya diisi suara oleh aktor lain karena aksen Austrianya yang terlalu kental.

    Mengapa Ikonik?
    – Penampilan Schwarzenegger yang buruk menjadi bukti dari awal karirnya yang sederhana.
    – Aktingnya yang kaku dan dialognya yang diisi suara memberikan kesan lucu dan aneh.
    – “Hercules in New York” menjadi film yang ikonik karena keburukannya, dan penampilan Schwarzenegger menjadi bagian tak terpisahkan dari daya tarik film tersebut.

    Dalam dunia perfilman, tidak semua penampilan harus sempurna untuk menjadi ikonik. Terkadang, justru akting yang buruk dan tidak meyakinkan yang membuat sebuah film menjadi tak terlupakan. Penampilan-penampilan di atas adalah bukti bahwa kegagalan pun bisa menjadi ciri khas yang unik dan menarik.

  • 6 K-Drama Romantis Membuat Jantung Berdebar, Wajib Tonton!

    6 K-Drama Romantis Membuat Jantung Berdebar, Wajib Tonton!

    K-Drama Rom-Com dengan Twist Thriller yang Menggugah Rasa Penasaran

    Drama Korea yang bergenre romantis komedi (rom-com) selalu menjadi pilihan utama bagi banyak penonton. Alur cerita yang ringan, menghibur, serta chemistry antara pasangan utama membuat genre ini begitu populer. Namun, bagaimana jika kisah cinta yang manis tersebut dibalut dengan elemen misteri, suspense, hingga thriller? Hasilnya, drama menjadi lebih menarik dan memicu rasa penasaran yang tinggi.

    Berikut ini adalah enam rekomendasi K-Drama rom-com dengan twist thriller yang wajib kamu tonton jika ingin merasakan sensasi seru sekaligus baper.

    1. Lovely Runner

    Drama time-slip ini sukses menarik perhatian penonton berkat kisah yang memadukan keindahan dan ketegangan. Im Sol (Kim Hye Yoon) kembali ke masa remajanya setelah kehilangan idolanya, Ryu Sun Jae (Byeon Woo Seok). Ia berusaha mengubah takdir Sun Jae, tetapi harus menghadapi sosok misterius yang mengancam mereka di berbagai timeline.

    Mengapa wajib ditonton?

    Chemistry antara Byeon Woo Seok dan Kim Hye Yoon yang ikonik, ditambah plot yang penuh twist, menjadikan setiap episode seperti roller coaster yang mengasyikkan.

    2. When the Camellia Blooms

    Kisah romantis Dong Baek (Gong Hyo Jin), seorang ibu tunggal yang jatuh cinta pada polisi baik hati Yong Sik (Kang Ha Neul), berubah menjadi lebih menegangkan karena kehadiran pembunuh berantai “Joker.”

    Mengapa wajib ditonton?

    Perpaduan hangatnya kisah cinta dengan ketegangan thriller membuat drama ini memenangkan banyak penghargaan. Alur ceritanya yang dinamis dan karakter-karakter yang kuat menjadikannya sangat menarik.

    3. While You Were Sleeping

    Nam Hong Joo (Suzy) memiliki kemampuan melihat masa depan lewat mimpi. Bersama jaksa Jae Chan (Lee Jong Suk) dan polisi Woo Tak (Jung Hae In), mereka berusaha mencegah tragedi sebelum terjadi.

    Mengapa wajib ditonton?

    Supernatural, romantis, dan penuh kasus menegangkan—ditambah chemistry manis Suzy & Lee Jong Suk. Drama ini memberikan kombinasi sempurna antara romansa dan misteri.

    4. Crash Course in Romance

    Awalnya terlihat seperti rom-com ringan antara pemilik toko lauk pauk Haeng Sun (Jeon Do Yeon) dan tutor bintang Chi Yeol (Jung Kyung Ho). Tapi siapa sangka, ada kasus misterius yang menyeret para murid hingga mengancam hubungan mereka.

    Mengapa wajib ditonton?

    Dari kisah manis ke dark thriller, drama ini memberikan kejutan tak terduga yang bikin nagih. Alur yang dinamis dan karakter-karakter yang unik membuatnya layak ditonton.

    5. My Lovely Liar

    Mok Sol Hee (Kim So Hyun) bisa mendengar kebohongan, hingga bertemu Kim Do Ha (Hwang Minhyun), seorang komposer dengan kasus pembunuhan di masa lalu. Misteri makin menegangkan ketika untuk pertama kalinya ia tidak bisa mendengar kebohongan dari Do Ha.

    Mengapa wajib ditonton?

    Romance penuh misteri dengan sentuhan fantasi, serta chemistry Kim So Hyun dan Hwang Minhyun yang memikat. Drama ini menawarkan pengalaman yang berbeda dari biasanya.

    6. Behind Your Touch

    Bong Ye Bun (Han Ji Min), seorang dokter hewan, memiliki kekuatan psikometri dan dipasangkan dengan detektif Moon Jang Yeol (Lee Min Ki). Awalnya penuh komedi absurd, namun berubah gelap ketika pembunuhan brutal mengguncang desa mereka.

    Mengapa wajib ditonton?

    Perpaduan humor quirky, thriller menegangkan, dan kehadiran Suho EXO bikin drama ini makin menarik. Alur ceritanya yang kaya akan misteri menjadikannya sangat menarik untuk ditonton.

    Dari “Lovely Runner” yang emosional hingga “Behind Your Touch” yang absurd sekaligus menegangkan, keenam K-Drama ini memiliki daya tarik unik untuk memuaskan pecinta drama Korea. Jika kamu lebih suka tipe rom-com yang ringan atau rom-com dengan bumbu thriller, pastikan untuk mencoba salah satu dari daftar ini.

  • Sinopsis Source Code, Bioskop TransTV 27 Agustus: Tentara dengan Tubuh Orang Lain

    Sinopsis Source Code, Bioskop TransTV 27 Agustus: Tentara dengan Tubuh Orang Lain

    Deskripsi Film Source Code (2011)

    Film Source Code adalah sebuah film thriller aksi fiksi ilmiah yang dirilis pada tahun 2011. Film ini disutradarai oleh Duncan Jones dan ditulis oleh Ben Ripley. Dalam film ini, Jake Gyllenhaal memainkan peran utama sebagai Kapten Colter Stevens, seorang pilot Angkatan Darat AS yang terjebak dalam simulasi virtual delapan menit dari ledakan kereta api sungguhan. Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi pelaku bom yang menyerang kereta tersebut.

    Selain Jake Gyllenhaal, film ini juga dibintangi oleh Michelle Monaghan, Vera Farmiga, dan Jeffrey Wright. Film ini tayang perdana di dunia pada 11 Maret 2011 di festival South by Southwest dan kemudian dirilis oleh Summit Entertainment pada 1 April 2011 di Amerika Utara dan Eropa. Film ini mendapat sambutan positif dari para kritikus dan sukses secara komersial dengan pendapatan lebih dari $147,3 juta dengan anggaran sebesar $31,9 juta.

    Alur Cerita

    Kapten Colter Stevens terbangun di dalam kereta komuter Metra menuju Chicago. Ia mengalami kebingungan karena ingatan terakhirnya adalah saat menerbangkan misi di Afghanistan. Namun, bagi orang-orang di sekitarnya, ia tampak seperti Sean Fentress, seorang guru sekolah. Saat berbicara dengan Christina Warren, kereta meledak dan semua penumpang tewas.

    Stevens terbangun kembali di kokpit yang gelap dan diberi informasi oleh Kapten Colleen Goodwin bahwa ia sedang dalam misi untuk menemukan pengebom. Ia dikirim kembali ke masa lalu delapan menit sebelum ledakan untuk mengidentifikasi pelaku bom. Di dalam simulasi, ia menemukan bom di toilet tetapi gagal mengidentifikasi pengebomnya.

    Setelah beberapa kali percobaan, Stevens akhirnya menyadari bahwa ledakan itu benar-benar terjadi dan bukan hanya simulasi. Ia diberi tugas untuk mencegah serangan kedua di Chicago. Dengan bantuan Dr. Rutledge, ia belajar bahwa Kode Sumber adalah mesin eksperimental yang merekonstruksi masa lalu menggunakan ingatan kolektif para korban.

    Penemuan Pelaku Bom

    Melalui berbagai upaya, Stevens berhasil mengidentifikasi pelaku bom sebagai Derek Frost, seorang teroris nihilis. Ia menemukan bom kotor di van milik Frost dan mencoba menghentikannya. Sayangnya, Frost menembak mati Stevens dan Christina.

    Namun, Stevens tidak benar-benar mati. Ia kembali ke kapsul dan diberi kesempatan untuk kembali lagi. Dalam kesempatan terakhirnya, ia berhasil menjinakkan bom, menangkap Frost, dan memberi tahu Goodwin tentang penemuan tersebut. Setelah delapan menit, Goodwin melepas alat bantu hidupnya, dan Stevens akhirnya bisa pulih.

    Kesimpulan

    Dalam versi realitas alternatif, Stevens dan Christina meninggalkan kereta dan pergi berkencan. Di sisi lain, Goodwin menerima pesan dari Stevens dan mulai memahami potensi sebenarnya dari Kode Sumber. Film ini menawarkan refleksi mendalam tentang waktu, identitas, dan pilihan hidup.

    Jika Anda tertarik menonton film Source Code, dapat menyaksikan tayangan di Bioskop TransTV pada Rabu, 27 Agustus 2025 pukul 21.00 WIB.

  • Sinopsis Film Nobody (2021): Seorang Ayah yang Tersembunyi di Balik Kehidupan Biasa

    Sinopsis Film Nobody (2021): Seorang Ayah yang Tersembunyi di Balik Kehidupan Biasa

    Kehidupan yang Tidak Bisa Ditinggalkan

    Banyak orang memiliki kebiasaan yang sulit untuk diubah, terutama jika kebiasaan tersebut sudah menjadi bagian dari diri mereka. Sebuah rutinitas yang dilakukan sejak lama biasanya membutuhkan waktu dan proses adaptasi yang cukup panjang agar bisa berubah.

    Sama seperti karakter dalam film Nobody (2021), yaitu Tuan Hutch Mansell (diperankan oleh Bob Odenkirk). Setiap pagi, ia bangun lebih awal untuk berlari, berolahraga, memasak sarapan, dan kemudian pergi kerja sebagai auditor di sebuah pabrik. Hutchinson hanya seorang ayah dengan dua anak dan seorang istri yang lebih sukses darinya. Anak pertamanya mulai tidak menghormati Hutch sejak remaja, sementara anak bungsunya masih melihat Hutch sebagai ayahnya.

    Pada awal film, kita dapat melihat bahwa Hutch merasa jenuh dengan kehidupannya yang monoton. Ia juga merasa bosan dengan sikap keluarganya yang tidak lagi menghargainya. Suatu malam, dua perampok mencoba masuk ke rumah mereka. Mereka tampak takut dan kacau karena belum pernah melakukan aksi pencurian sebelumnya. Hutch menyadari bahwa para perampok itu sangat tidak profesional dan bahkan merasa kasihan pada mereka. Namun, ia tidak bisa menceritakan hal ini kepada polisi karena pengetahuannya tentang dunia kejahatan adalah rahasia yang tidak diketahui oleh orang biasa.

    Hutch adalah mantan pembunuh bayaran dengan kode nama “Nobody” yang telah pensiun selama bertahun-tahun. Ia tahu bahwa para perampok itu tidak bisa melukai keluarganya karena senjata mereka kosong dan mereka terburu-buru. Keesokan harinya, anak bungsunya menyadari gelang berbandul kucingnya hilang dan curiga bahwa perampok telah membawa barang-barang dari rumah.

    Ingin menjadi pahlawan bagi anaknya, Hutch memutuskan untuk menelusuri para perampok. Ia menggunakan tato di pergelangan tangan salah satu dari mereka sebagai petunjuk. Akhirnya, Hutch menemukan mereka, tetapi ternyata para perampok tidak memiliki gelang milik anaknya. Ia pulang dengan sedih.

    Saat naik bus malam, Hutch dihentikan oleh sekelompok preman yang mabuk. Mereka mengganggu seorang perempuan muda di dalam bus. Tanpa ragu, Hutch mencoba membela perempuan itu. Para preman tidak mudah menyerah, sehingga Hutch harus melawan mereka dengan tenang namun sangat keras.

    Ternyata, pemimpin preman-preman itu adalah adik dari seorang pemimpin mafia Rusia yang juga menjadi pengawal keuangan dan bendahara utama organisasi mafia lainnya. Peristiwa ini membuat Hutch terlibat dalam konflik besar, karena ia melukai seseorang yang penting bagi kepala mafia. Keluarga Hutch pun turut terlibat dalam pergumulan ini.

    Film Nobody menampilkan kisah seorang mantan pembunuh bayaran yang kembali ke kehidupan lamanya setelah bertahun-tahun menjauhinya. Film ini mendapatkan apresiasi yang baik dari berbagai ajang penghargaan. Salah satunya adalah Theatrical Film Award pada Penghargaan BMI Film, TV & Visual Media Award 2021. Selain itu, film ini juga memenangkan penghargaan Film Aksi Terbaik di Las Vegas Film Critics Society Award 2021.

    Film ini juga memiliki sekuel yang dirilis pada 15 Agustus 2025. Sekuel kedua disutradarai oleh Tim Tjahjanto. Namun, karena adegan-adegan yang sadis, film ini diberi rating R, sehingga tidak direkomendasikan untuk penonton di bawah umur.