Penunjukan Direktur Teknik Baru PSSI
Posisi Direktur Teknik (Dirtek) Timnas Indonesia akhirnya terisi setelah sebelumnya menjadi perbincangan hangat. Nama yang dipilih adalah Alexander Thijs Jetse Zwiers, yang resmi diangkat dalam konferensi pers pada Senin (25/8/2025) malam. Sebelumnya, banyak spekulasi mengenai sosok yang akan mengisi jabatan tersebut, termasuk nama Jordi Cruyff, putra legenda sepak bola Johan Cruyff, yang akhirnya menjabat sebagai penasihat teknis.
Profil dan Karier Alexander Zwiers
Alexander Thijs Jetse Zwiers lahir pada 15 Juni 1975, memiliki kewarganegaraan Belanda, dan berusia 50 tahun. Sejak 2019 hingga 2025, ia menjabat sebagai Direktur Teknik Asosiasi Sepak Bola Yordania, JFA. Selain itu, ia juga pernah menjabat Direktur Teknik Al Wahda, klub dari Uni Emirat Arab, pada periode 2015-2018.
Selama menjabat sebagai Dirtek di Yordania, Timnas Yordania berhasil menjadi runner-up Piala Asia 2023 yang digelar di Qatar pada 2024. Kinerjanya juga turut berkontribusi pada meningkatnya prestasi Timnas Putri Yordania yang pernah menjuarai Arab Women’s Cup pada 2021.
Pengalaman Lintas Negara
Alexander Zwiers memiliki pengalaman kerja lintas negara, baik di level asosiasi maupun klub. Beberapa posisi penting yang pernah ia tempati antara lain:
- Jordan Football Association: Direktur Teknik dan Instruktur Lisensi AFC-Pro (2019–2025)
- Al Wahda, Abu Dhabi: Direktur Teknik, Akademi U8-U18 dan 4 Pusat Sepak Bola U16-U13 (2015–2018)
- Al Shabab, Dubai: Technical Manager, Akademi U6-U13 dan Asisten Direktur Teknik (2014–2015)
- FC Kairat, Almaty: Technical Manager, Academy U8-U13 dan 5 Pusat Sepak Bola U6-U15 serta Asisten Direktur Teknik (2013–2014)
- Chivas, Guadalajara: Technical Manager untuk Tim U14, U15, U16 dan Asisten Direktur Teknik Chivas (2012–2013)
Karier sebagai Pelatih
Sebagai pelatih, Alexander Zwiers pernah menangani beberapa klub dan akademi:
- Al Ahli, Jeddah: Pelatih Akademi U13, U15 dan Asisten Direktur Akademi (2008–2012)
- Al Garafa, Doha: Pelatih Akademi U17 (2006–2008)
- Qatar Football Association: Pelatih Kepala Timnas U15 (2002–2006)
- FC Groningen, Netherlands: Pelatih Akademi U17 dan pembantu tim U19 (2000–2002)
- SC Cambuur, Leeuwarden: Pelatih Akademi U19 dan pembantu tim U17 (1997–1999)
Tantangan dan Harapan
Sebelum Alexander Zwiers diangkat, Indra Sjafri bertindak sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Teknik PSSI. Pencarian sosok Dirtek ini telah dilakukan oleh PSSI selama beberapa waktu. Salah satu tugas yang diemban Jordi Cruyff adalah mencari figur yang mampu bekerja di berbagai negara dengan perbedaan kultur dan pendekatan strategi.
Alexander Zwiers dianggap cocok karena pengalamannya yang luas. Figur ini juga dituntut mampu bekerja sama dengan pelatih tim nasional di semua kelompok usia serta terlibat dalam proses harian tim. Menurut Jordi Cruyff, tugas penting Direktur Teknik adalah merancang arah, target, serta cara mencapainya. Dengan latar belakang yang kuat, Alexander Zwiers diharapkan dapat memberikan kontribusi besar bagi perkembangan sepak bola Indonesia.



