Penelusuran Dana dalam Kasus Pemerasan K3 oleh KPK
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sedang melakukan penelusuran terhadap aliran dana yang diduga terkait dengan kasus pemerasan pengurusan sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker). Proses ini mencakup pemeriksaan terhadap sejumlah pejabat, termasuk Menteri Ketenagakerjaan saat ini, Yassierli, serta mantan Menteri Ketenagakerjaan periode 2019-2024, Ida Fauziyah.
Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, mengungkapkan bahwa lembaga anti-rasuah tersebut sedang mendalami berbagai aspek dari kasus ini. “Tentunya kami sedang mendalami,” ujarnya saat memberikan keterangan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.
Selain itu, KPK juga akan menelusuri pihak-pihak lain yang diduga menerima dana antara tahun 2019 hingga 2025. Termasuk para staf khusus Menteri Ketenagakerjaan. “Ini kan baru suatu hari ini nih, kami baru melakukan konfirmasi kepada orang-orang yang kami amankan kemarin. Kami tentu akan mengembangkan temuan tersebut,” tambah Asep.
Profil Yassierli Sebagai Calon Menteri Prabowo
Seiring dengan pelantikan Presiden RI 2024-2029, Prabowo Subianto telah memanggil sejumlah calon menteri untuk membentuk kabinetnya. Salah satu tokoh yang dipanggil adalah Yassierli, seorang guru besar Institut Teknologi Bandung (ITB).
Yassierli merupakan seorang akademisi yang fokus pada bidang ergonomi dan teknik industri. Saat ini, ia menjabat sebagai Guru Besar di ITB serta Ketua Dewan Pakar Perhimpunan Ergonomi Indonesia (PEI). Selain itu, ia juga menjadi anggota senat akademik ITB dan Komite Manajemen Risiko MWA ITB sejak 2024.
Berikut riwayat pendidikan dan karier Yassierli:
Riwayat Pendidikan
– S1 – ST. Teknik Industri, ITB (1993–1997)
– S2 – MT. Teknik dan Manajemen Industri, ITB (1998–2000)
– S3 – Ph.D., Industrial and Systems Engineering, Virginia Tech, USA (2001–2005)
Riwayat Karier
– Guru Besar ITB
– Ketua Dewan Pakar PEI
– Ketua PEI 2015–2021
– President of SEANES 2015–2017
– Staf Pengajar dan Peneliti, Fakultas Teknologi Industri ITB (sejak 1998)
– Adjunct Faculty, Virginia Tech, USA 2006
– Kepala UPT PMO ITB 2015–2017
– Senat Akademik ITB 2024–sekarang
– Komite Manajemen Risiko MWA ITB 2024–sekarang
Penghargaan dan Kontribusi Ilmiah
Yassierli telah menerima berbagai penghargaan di tingkat nasional maupun internasional. Beberapa di antaranya adalah:
– 100 Tokoh K3 Indonesia 2022
– Certified Human Factors Professional dari BCPE USA
– Penghargaan dari International Ergonomics Association (IEA) dalam Triennial Award on Promotion of Ergonomics in Developing Countries – 2021
– Penghargaan IEOM Award on Outstanding Professor in Human Factors & Ergonomics 2021
Selain itu, Yassierli juga aktif dalam penulisan buku dan jurnal ilmiah. Buku-bukunya meliputi:
– Ergonomi: Suatu Pengantar (2014)
– Ergonomi Industri (2020)
– Design Thinking (2023)
Lebih dari 30 paper jurnal internasional dan 15 paper seminar nasional telah ditulis oleh Yassierli.
Penetapan Tersangka oleh KPK
Sebelumnya, KPK telah menetapkan Immanuel Ebenezer Gerungan alias Noel, yang menjabat sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan, sebagai tersangka. Noel diduga menerima uang sebesar Rp 3 miliar dalam kasus pemerasan pengurusan sertifikasi K3. Selain uang tunai, ia juga diduga menerima satu unit kendaraan roda dua merek Ducati. Namun, kendaraan tersebut belum melalui proses legalisasi seperti BPKB dan STNK.
Setelah di-OTT pada Kamis (21/8/2025), Noel bersama sepuluh tersangka lainnya ditahan selama 20 hari di Rutan Cabang KPK Gedung Merah Putih, Jakarta.
Pemecatan oleh Presiden Prabowo
Presiden Prabowo Subianto langsung mengambil tindakan setelah Noel ditetapkan sebagai tersangka. Ia memecat Noel dari jabatannya sebagai Wamenaker. Pemecatan ini dikonfirmasi oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, yang menyatakan bahwa Istana menyerahkan seluruh proses hukum yang menjerat Noel agar dijalani sesuai aturan.
Prasetyo menambahkan bahwa Prabowo berpesan agar semua pembantunya serius dalam memberantas korupsi. “Kami berharap ini menjadi pembelajaran bagi kita semuanya terutama bagi seluruh anggota Kabinet Merah Putih dan seluruh pejabat pemerintahan,” ujarnya.

Leave a Reply